08 August 2019

VIRAL Kisah Pasangan Kakek Nenek di Makassar bukan di Mekah Meninggal Dunia dalam Waktu Hampir Bersamaan

VIRAL Kisah Pasangan Kakek Nenek di Makassar bukan di Mekah Meninggal Dunia dalam Waktu Hampir Bersamaan

Rabu, 7 Agustus 2019 14:19 WIB

KISAH NYATA CINTA SEHIDUP SEMATI DI TANAH MAKASSAR.

Cinta sehidup semati mungkin pas disematkan untuk pasangan suami istri di Makassar ini.

Sepasang suami istri di Makassar, yakni kakek H Batry Selkam dan nenek Hj Maimunnah Yunus meninggal di waktu yang hampir bersamaan, pada Minggu 5 Agustus 2019.

Maimunnah Yunus, meninggal dunia pada Ahad 4 Agustus 2019, pukul 13.30 Wita kemarin.

Setelah itu, sekira 12 jam kemudian sang suami Batry Selkam menyusul berpulang pada pukul 01.40 WITA, Senin 5 Agustus 2019.

Pasangan suami istri ini diemayamkan di rumah duka Jalan Cakalang 6 Tinumbu, Makassar," tulis akun Yuni Rusmini.

Dikutip Tribunnews.com dari TribunMakassar.com, Suriani yang merupakan murid nenek Maimunnah pada tahun 1997 membenarkan tentang kabar tersebut.

"Iya, keduanya meninggal berbeda 12 jam saja," kata salah satu mantan murid Hj. alamarhumah Maimunnah, Suriani (39).

Kabar didapatkan dari tetangga, keduanya meninggal dunia lantaran sakit keras.

Jenazah kakek dan nenek ini akan dimakamkan di Pekuburan Islam di Desa Talaka, Kecamatan Ma'rang, Pangkep.

Taat Beragama

Melansir TribunTimur.com, pasangan ini dikenal taat beragama.

Hal itu diungkapkan seorang pelayat Jamil Misbach, murid Hj Maimunnah saat SD.

Menurut Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Makassar itu, dirinya mendapat kabar terkait kabar meninggalnya sang guru agama, Hj Maimunnah.

"Kemarin saya dapat telepon bilang ibu Haji (Hj Maimunna) meninggal. Jadi saya bilang besok (hari ini) saya melayat," ujar Jamil Misbach.

"Tidak lama malamnya dapatma lagi telepon bilang meninggal juga Haji Batry," lanjut dia.

Dimata Jamil Misbach, Hj Maimunnah dan suaminya H Batry Selkam merupakan tokoh pendidik yang diteladani.

"Ini Ibu Haji yang ajarkan waktu SD. Saya pindahan dari SD Pangkep ke SD 5 Tabaringan, termasuk beliau yang urus perpindahan saya," katanya.

Selain Jamil Misbach sejumlah kepala sekolah, PNS yang merupakan murid Hj Maimunna datang melayat ke rumah duka.

Jenazah keduanya disalati bersamaan di masjid yang tidak jauh dari rumah duka, Jl Cakalang, utara Kota Makassar.

No comments:

Post a Comment